Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Kemiskinan Absolut, Penyebab, dan Konsekuensinya

Pengertian Kemiskinan Absolut, Penyebab, dan Konsekuensinya


A. Pengertian Kemiskinan Absolut

Kemiskinan absolut Kemiskinan absolut merupakan jenis kemiskinan di mana orang-orang miskin mempunyai tingkat pendapatan di bawah garis kemiskinan atau jumlah pendapatannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup, seperti pangan, pakaian, dan tempat tinggal.

Kemiskinan absolut mengacu pada satu set standar yang konsisten, tidak terpengaruh oleh waktu dan tempat/negara. Sebuah contoh dari pengukuran absolut adalah persentase dari populasi yang makan di bawah jumlah yang cukup menopang kebutuhan tubuh manusia (kira-kira 2000-2500 kalori per hari untuk laki-laki dewasa).

Bank Dunia mendefinisikan Kemiskinan absolut sebagai hidup dengan pendapatan di bawah Dolar Amerika Serikat (USD) $1/hari. Dengan batasan ini maka diperkirakan pada 2001 1,1 miliar orang di dunia mengonsumsi kurang dari $1/hari. Proporsi penduduk negara berkembang yang hidup dalam Kemiskinan ekstrem telah turun dari 28% pada 1990 menjadi 21% pada 2001.

Melihat pada periode 1981-2001, persentase dari penduduk dunia yang hidup di bawah garis kemiskinan $1 dolar/hari telah berkurang separuh. Tetapi, nilai dari $1 juga mengalami penurunan dalam kurun waktu tersebut. Sebagai patokan internasional, bank dunia memperbaharui standar garis kemiskinan internasional US$1,90 per hari pada tahun 2015.

Pada tahun itu, secara global, mereka yang hidup dengan kurang dari US$1,90 per hari  mencapai lebih dari 700 juta orang. Selanjutnya, pada 2018, bank dunia juga merujuk pada kemiskinan ekstrem sebagai mereka yang berpenghasilan kurang dari US$1,9 berdasarkan paritas daya beli (purchasing power parity atau PPP) pada 2011, atau jika dikonversi ke 2018, itu akan setara dengan US$2,12.

Karena inflasi mempengaruhi daya beli individu, garis kemiskinan akan berubah seiring waktu. Dalam standar internasional, misalnya, Bank Dunia awalnya menetapkan US$1 per hari sebagai batasan. Namun, pada 2015, mereka merevisinya menjadi US$1,9 sehari.

B. Penyebab Kemiskinan Absolut
Banyak faktor yang menyebabkan kemiskinan absolut, termasuk konflik, sistem pendidikan yang lemah, disabilitas, ketidakadilan, perbudakan, perang, penindasan, dan kapasitas pemerintah yang terbatas. Infrastruktur yang buruk dan pengangguran yang berkepanjangan juga bertanggung jawab atas kurangnya layanan dasar dan pendapatan warga.

Jika kita mengaitkannya dengan tabungan, kemiskinan menyebabkan rendahnya tingkat tabungan nasional. Situasi ini pada akhirnya menghambat investasi dan pembangunan ekonomi. Maklum, tabungan rumah tangga adalah sumber penting dana pinjaman dalam perekonomian. Perkembangan ekonomi yang lemah pada akhirnya memperpanjang kemiskinan.

C. Konsekuensi Kemiskinan Absolut
Kemiskinan juga bertanggung jawab atas meningkatnya tingkat kejahatan. Ini juga memaksa individu untuk berjuang melawan kelaparan, kerawanan pangan kronis, dan kekurangan gizi. Dikombinasikan dengan kesehatan yang rendah, ini pada akhirnya mengarah pada harapan hidup yang pendek.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XI Bab 2.1 Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
2. Materi Sosiologi Kelas XI Bab 2.2 Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
3. Materi Sosiologi Kelas XI Bab 2.3 Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
4. Materi Sosiologi Kelas XI. Bab 2. Permasalahan Sosial (Kurikulum 2013)
5. Materi Ujian Nasional Kompetensi Permasalahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Kemiskinan Absolut, Penyebab, dan Konsekuensinya"