Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Skala Semantic Defferential dan Contohnya

Pengertian Skala Semantic Defferential dan Contohnya

A. Pengertian Skala Semantic Defferential

Skala Semantic Defferensial dikembangkan oleh Osgood. Skala ini juga digunakan untuk mengukur sikap, namun bentuknya tidak pilihan ganda maupun checklist, tetapi tersusun dalam satu garis kontinum di mana jawaban "sangat positifnya" terletak di bagian kanan garis, dan jawaban yang "sangat negatif" terletak di bagian kiri garis, atau sebaliknya.

Dengan kata lain, skala diferensial semantik berisikan serangkaian karakteristik bipolar (dua kutub) seperti panas-dingin, tidak ramah-Ramah, dan sebagainya, yang tersusun pada satu garis kontinum di mana jawaban yang sangat positif berada diposisi paling kanan dan jawaban yang sangat negatif pada posisi paling kiri, atau sebaliknya.

Data yang diperoleh adalah data interval, dan biasanya skala ini digunakan untuk mengukur sikap/karakteristik tertentu yang dipunyai oleh seseorang. Skala ini berbeda dengan skala likert yang menggunakan cecklist atau pilihan ganda, pada skala ini responden langsung diberi pilihan bobot hal yang dimaksud dari yang positif sampai negatif.

Responden bisa memberikan jawaban dengan mencentang atau memberi tingkatan jawaban. Jawaban responden terletak pada rentang jawaban positif sampai dengan negatif. Hal ini tergantung pada persepsi responden kepada yang dinilai. Gambar di bawah ini adalah contoh instrumen yang menggunakan skala Semantic Defferensial.

B. Contoh Skala Semantic Defferential
Contoh penggunaan skala diferensial semantik mengenai gaya kepemimpinan Ketua OSIS suatu sekolah
1. Cerdas         7     6     5     4     3     2     1          Bodoh
2. Demokrasi      7     6     5     4     3     2     1          Otoriter
3. Tidak Ramah    7     6     5     4     3     2     1          Ramah
4. dan pertanyaan-pertanyaan lainnya….

Pada contoh di atas, responden memberikan tanda (x) pada nilai yang sesuai dengan persepsinya. Skala Diferensial Semantik digunakan untuk memberikan penilaian terhadap suatu konsep atau objek tertentu, misalnya kinerja pegawai, gaya kepemimpinan, penilaian suatu pelajaran dan sebagainya.

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Rancangan Penelitian Sosial (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 5. Pengumpulan Data dalam Penelitian (KTSP)
3. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 6. Pengolahan Data (KTSP)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 7. Penulisan Laporan Penelitian (KTSP)
5. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.1 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.2 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016) 

7. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.1 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.2 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
 
9. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.1 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.2 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016) 

11. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.1 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.2 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
13. Materi Ujian Nasional Kompetensi Jenis Penelitian Sosial
14. Materi Ujian Nasional Kompetensi Langkah-Langkah Penelitian Sosial
15. Materi Ujian Nasional Kompetensi Metode Penelitian Sosial
16. Materi Ujian Nasional Kompetensi Manfaat Hasil Penelitian       
17. Materi Ringkas Jenis, Prosedur, Metode (Pendekatan), dan Teknik Pengumpulan Data Penelitian
18. Materi Ringkas Penentuan Topik dan Manfaat Penelitian

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Pengertian Skala Semantic Defferential dan Contohnya"