Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Unit Analisis, Jenis, dan Kesalahan Unit Analisis

Pengertian Unit Analisis, Jenis, dan Kesalahan Unit Analisis

A. Pengertian Unit Analisis

Unit Analisis adalah entitas yang menjadi frame dari apa yang sedang dianalisis dalam studi, atau entitas yang dipelajari secara keseluruhan, di mana sebagian besar faktor kausalitas dan perubahan berada. Unit analisis dalam penelitian adalah satuan tertentu yang diperhitungkan sebagai subjek penelitian. Dalam pengertian yang lain, unit analisis diartikan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan fokus/ komponen yang diteliti.

Unit analisis dalam suatu penelitian biasanya juga menjadi unit observasi. Dalam hal ini unit observasinya adalah individu suami dan istri, tetapi unit analisisnya (hal yang kita ingin teliti) adalah pasangan. Unit analisis adalah seluruh hal yang kita teliti untuk mendapatkan penjelasan ringkasan mengenai keseluruhan unit dan untuk menjelaskan berbagai perbedaan di antara unit analisis tersebut. Penting bagi peneliti untuk menentukan unit analisisnya secara jelas dan tegas, ketidakjelasan unit analisis akan mengakibatkan peneliti tidak dapat menentukan siapa atau apa yang akan diamatinya.
 
B. Jenis Unit Analisis
Unit analisis suatu penelitian dapat berupa individu, kelompok, organisasi, benda, wilayah dan waktu tertentu sesuai dengan fokus permasalahannya.
1. Analisis Berupa Manusia
Unit analisis yang berupa manusia dapat berarti manusia sebagai individu, keluarga, kelompok/organisasi, komunitas dan masyarakat. Misalnya penelitian Pradjarta Dirjosanjoto tentang Memelihara Umat: Peranan Kyai dalam usaha pembangunan dan mempertahankan identitas lokal di daerah Muriah. Dalam penelitian ini unit analisisnya adalah Kyai sebagai individu maupun lembaga (lembaga ke-kyai-an).

2. Unit Analisis Berupa Organisasi
Unit analisis berupa organisasi dapat berupa organisasi dalam skala atau level kecil atau terbatas seperti sekolah, pesantren, organisasi mahasiswa jurusan dan lain sebagainya, maupun dalam skala besar, seperti ormas besar, perusahaan, perserikatan dan negara. Contohnya penelitian Victor Tanja Himpunan Mahasiswa Islam : Sejarah dan Kedudukannya di Tengah Gerakan-gerakan Muslim pembaharu di Indonesia. Dalam penelitian ini unit analisisnya adalah HMI sebagai organisasi.

3. Unit Analisis Berupa Benda
Unit analisis yang berupa benda dapat berupa buku, kitab suci, pikiran/gagasan, naskah, undang-undang, kebijakan-kebijakan. Cerita-cerita rakyat, adat, dan sebagainya. Contohnya penelitian Zukarni Yahya yang berjudul Metode Pemikiran Abu Hamid al-Gazali dalam Teologi Islam, yang diterbitkan menjadi Teologi al-Ghazali , di sini yang menjadi unit analisis adalah pikiran-pikiran al-Ghazali.

4. Unit Analisis Berupa Wilayah
Unit analisis berupa wilayah bisa berupa wilayah administratif tertentu, wilayah ekologis tertentu atau wilayah sosial tertentu. Contohnya, penelitian Abu Hamid yang berjudul Sistem pendidikan madrasah dan pesantren di Sulawesi Selatan.

5. Unit Analisis Berupa Waktu
Unit analisis yang berupa waktu adalah dimensi waktu yang relevan dengan persoalan yang diangkat. Misalnya, penelitiannya Delia Noer yang mengkaji Gerakan Modern Islam di Indonesia pada tahun 1900. Waktu antara tahun 1900 sampai tahun 1942 tersebut ditentukan berdasarkan perbedaan pola gerakan sebelumnya (tahun 1900) yang bersifat mekanik, perorangan, sporadis; sedangkan setelah tahun 1900 telah terorganisir dan terencana. Batas tahun 1942 ditetapkan berdasarkan kehadiran bala tentara Jepang menguasai Indonesia.

C. Kesalahan Unit Analisis  
Hal yang terpenting bagi peneliti adalah menentukan secara jelas siapa atau apa yang akan menjadi unit analisis. Kesalahan atau ketidakjelasan unit analisis tentunya akan menyebabkan kesimpulan yang dihasilkan menjadi tidak valid, karena pernyataan mengenai suatu unit analisis didasarkan atas pengamatan pada unit analisis yang ada. Terdapat dua jenis kesalahan dalam hal penentuan unit analisis yang disebut di antaranya,
1. Kesalahan Ekologis, kesalahan ekologis mengacu pada kelompok atau perangkat atau sistem yaitu sesuatu yang lebih besar dari suatu individu.
2. Kesalahan Reduksi, Jenis kesalahan ini adalah kesalahan reduksi atau reduksionisme (reductionsm) mencakup upaya untuk menjelaskan suatu fenomena tersebut berdasarkan konsep terbatas atau aturan tingkat rendah.

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Rancangan Penelitian Sosial (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 5. Pengumpulan Data dalam Penelitian (KTSP)
3. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 6. Pengolahan Data (KTSP)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 7. Penulisan Laporan Penelitian (KTSP)
5. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.1 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.2 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016) 

7. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.1 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.2 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
 
9. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.1 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.2 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016) 

11. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.1 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.2 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
13. Materi Ujian Nasional Kompetensi Jenis Penelitian Sosial
14. Materi Ujian Nasional Kompetensi Langkah-Langkah Penelitian Sosial
15. Materi Ujian Nasional Kompetensi Metode Penelitian Sosial
16. Materi Ujian Nasional Kompetensi Manfaat Hasil Penelitian       
17. Materi Ringkas Jenis, Prosedur, Metode (Pendekatan), dan Teknik Pengumpulan Data Penelitian
18. Materi Ringkas Penentuan Topik dan Manfaat Penelitian

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Orang cerdas selalu punya cara untuk menang __Nasurudin Hoja

Post a Comment for "Pengertian Unit Analisis, Jenis, dan Kesalahan Unit Analisis"