Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Pemberontakan, dan Contohnya

Pengertian Pemberontakan, dan Contohnya

A. Pengertian Pemberontakan
Berontak dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah meronta-ronta hendak melepaskan diri; melawan, tidak mau menurut perintah; melawan pemerintah (kekuasaan dan sebagainya) secara serentak. Memberontak adalah berontak. Pemberontak adalah orang yang melawan atau menentang kekuasaan yang sah; pendurhaka; orang yang sifatnya suka memberontak (melawan), dan pemberontakan adalah proses, cara, perbuatan memberontak; penentangan terhadap kekuasaan yang sah.

Pemberontakan, dalam pengertian umum, adalah penolakan terhadap otoritas. Pemberontakan dapat timbul dalam berbagai bentuk, mulai dari pembangkangan sipil (civil disobedience) hingga kekerasan terorganisir yang berupaya meruntuhkan otoritas yang ada. Istilah ini sering pula digunakan untuk merujuk pada perlawanan bersenjata terhadap pemerintah yang berkuasa, tapi dapat pula merujuk pada gerakan perlawanan tanpa kekerasan. Orang-orang yang terlibat dalam suatu pemberontakan disebut sebagai "pemberontak".

Kebanyakan pemberontakan dilaksanakan untuk menggantikan pemerintahan yang ada dengan pemerintahan yang baru, tentunya pemerintahan idaman para pemberontak. Baik itu dari segi keseluruhan nation, seperti yang terjadi di Amerika Serikat pada era Perang Saudara Amerika atau sebagian saja seperti yang dilakukan GAM di Indonesia, SPLM di Sudan, Chechnya di Rusia, atau Fidel Castro dan Che Guevara di Amerika Latin.

Namun pemberontak tidak saja hanya gerakan anti-pemerintahan yang dilakukan dengan mengangkat senjata saja. Setidaknya ada beberapa tipe pemberontakan, antara lain: ketidakmauan berkorporasi dan bekerja sama kepada pemerintah, seperti yang dilakukan Mahatma Gandhi. Gerakan mempertahankan wilayah yang telah dikuasai oleh musuh, seperti Perang Revolusi Indonesia pada 1945-1949.

Gerakan revolusi yang mengakar dan dilakukan untuk menggulingkan pemerintahan yang ada, seperti Revolusi Rusia. Pemberontakan yang dilakukan oleh pemberontakan lokal, seperti Perang Jawa yang dipimpin oleh Pangeran Dipenogoro. Pembangkangan militer pada pemimpinya, layaknya yang dilakukan militer Filipina pada presiden Gloria Macapagal Arroyo. Aksi subversi dan sabotase pada negara, dan terorisme.

B. Contoh Pemberontakan yang terkenal
Abad ke-17
1. Batavia adalah kapal VOC yang dibuat pada 1628 di Amsterdam yang dihancurkan pada pelayaran pertamanya. Para pelaut memimpin sebuah pemberontakan dan membunuh banyak penumpang
2. Pemberontakan Corkbush Field terjadi pada 1647, pemberontakan Bishopsgate dan pemberontakan Banbury pada 1649 terjadi selama awal-awal Perang Saudara Inggris ke-2

Abad ke-18
1. HMS Hermione adalah kapal perang yang memiliki 32 meriam milik angkatan laut Inggris yang dibuat pada 1782. Kapal ini terkenal karena pemberontakan yang terjadi pada kapal tersebut. Kapten dan 8 perwira dibunuh oleh awak kapal
2. Mutiny on the Bounty, sebuah kapal Angkatan Laut Inggris pada 1789 yang sudah terkenal karena beberapa buku dan filmnya
3. Pemberontakan Spithead dan Nore adalah dua pemberontakan besar oleh para pelaut dari angkatan laut Inggris pada 1797. Mereka ingin bayaran lebih dan kondisi hidup yang lebih baik

Abad ke-19
1. Pemberontakan orang India pada 1857 adalah sebuah pemberontakan bersenjata di India melawan kekuatan kolonial Inggris dan dikenal di Inggris sebagai Pemberontakan India
2. Kapal Somers yang dibuat pada 1842 pernah mengalami pemberontakan pada pelayaran pertamanya. Tiga pemberontaknya dieksekusi
3. Pemberontakan Boxer pada tahun 1899-1901 awalnya adalah pemberontak kaum boxer melawan penjajah kolonial, namun meluas dengan terlibatnya Kekaisaran Qing melawan Aliansi Delapan Negara

Abad ke-20
1. Di atas kapal perang Rusia Potemkin, ada sebuah pemberontakan yang dilakukan awak kapal pada opsir mereka pada Juni 1965. Ini adalah bagian dari Revolusi Rusia pada 1905. Kejadian ini jadi terkenal dengan adanya film The Battleship Potemkin
2. Insiden Curragh pada 20 Juli 1914 terjadi di Curragh, Irlandia di mana tentara Inggris memprotes Home Rule Act tahun 1914
3. Pemberontakan Tentara Prancis pada 1917. Kegagalan dari Serangan Nivelle pada April dan Mei tahun 1917 menghasilkan sebuah pemberontakan besar yang dilakukan banyak tentara Prancis. Sekitar 50 prajurit dieksekusi dan lebih dari 500 orang dikirim ke penjara
4. Pemberontakan Wilhelmshaven dimulai di Angkatan Laut Jerman pada 29 Oktober 1918. Pemberontakan ini adalah salah satu yang hal yang memicu akhir Perang Dunia Pertama, akhir Monarki dan awal Republik Weimar
5. Pemberontakan Laut Hitam (1919) oleh para pelayar dreadnoughts (kapal perang besar) Prancis.
6. Pemberontakan Kronstadt adalah pemberontakan yang gagal oleh pelaut-pelaut Soviet. Pemberontakan ini dipimpin oleh Stepan Petrichenko melawan pemerintahan pada awal-awal Russian SFSR di minggu pertama bulan Maret tahun 1921. Pemberontakan ini terbukti menjadi pemberontakan besar terakhir melawan pemerintahan Bolshevik
7. Pemberontakan Invergordon adalah aksi mogok kerja oleh sekitar 1000 pelaut di British Atlantic Fleet. Terjadi pada 15-16 September 1931. Ini adalah salah satu dari beberapa mogok kerja militer dalam sejarah Inggris United Kingdom
8. Pemberontakan Pulau Cocos adalah pemberontakan gagal oleh prajurit Sri Lanka pada Pulau Cocos selama perang dunia ke-2
9. Pemberontakan Pelabuhan Chicago terjadi pada 9 Agustus 1944, 3 minggu setelah bencana Pelabuhan Chicago saat 320 tentara terbunuh dan 390 cedera dalam sebuah ledakan
10. Pemberontakan Soderborg Denmark pada 4 Mei 1945, tentara Jerman mengambil alih minesweeper M612 Jerman. Pada hari selanjutnya mereka dibekuk dan 11 orang dieksekusi. Tubuh mereka dilempar ke lautan Nazi Germany

Setelah Perang Dunia II
1. Pascaperang Dunia II mogok kerja demobilisasi terjadi di pasukan militer Sekutu yang ditempatkan di lintang Timur Tengah, India dan Asia Selatan pada bulan-bulan dan tahun-tahun setelah Perang Dunia II.
2. Insiden SS Columbia Eagle terjadi pada 14 Maret 1970 selama Perang Vietnam. Pelaut di sebuah kapal dagang Amerika memberontak dan mengambil kapal ke Cambodia.
3. Pemberontakan Storozhevoy terjadi 9 November 1975 di Riga, Latvia.
4. Pemberontakan Velos terjadi pada 23 Mei 1973 saat kapten HNS Velos menolak kembali ke Yunani setelah lati


Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 
1. Pranata dan lembaga sosial
2. Pranata sosial
3. Kekerabatan
4. Bentuk-bentuk keluarga
5. Wewenang
6. Unsur-unsur, saluran, dan dimensi kekuasaan
7. Tipe-tipe lembaga sosial
8. Tipe-tipe kekuasaan
9. Legitimasi
10. Kekuasaan, wewenang, dan kepemimpinan
11. Kekuasaan (power)
12. Hakikat kekuasaan dan sumbernya
13. Birokrasi
14. Perkawinan
15. Lembaga kemasyarakatan (lembaga sosial)
16. Konsep lembaga sosial (social institutions)
17. Kekerabatan (kinship)
 
18. Pengertian Lembaga Sosial, Perkembangan, Syarat, Ciri, Fungsi, Tipe, Jenis, dan Contohnya
19. Pengertian Pranata Sosial, Proses, Bentuk, Fungsi, dan Contohnya
20. Pengertian Masyarakat, Syarat, Unsur, Ciri, dan Bentuknya
21. Pengertian Kekuasaan, Sudut Pandang, Sifat, Sumber, dan Tipe
22. Pengertian Tradisi, Fungsi, Tujuan, Perubahan Tradisi, dan Contohnya
23. Pengertian Tata Kelakuan (Mores), Fungsi, dan Contohnya
24. Pengertian Poligami, Jenis, dan Poligami dalam Perspektif Agama-agama
25. Pengertian Pemerintah, Pemerintahan, Fungsi, Tujuan, dan Bentuk Pemerintahan
26. Pengertian Endogami dan Jenisnya
27. Pengertian Eksogami, Asal-Usul, dan Jenisnya
28. Pengertian Cross Cousin dan Pararell Cousin, serta Terminologi Kekerabatan
29. Pengertian Mahar (Maskwin), Sejarah, dan Mahar dalam Ajaran Agama
30. Pengertian Afeksi, Ciri, Fungsi, Jenis, dan Contohnya
31. Pengertian Sosialisasi, Fungsi, Tujuan, Tipe, Jenis, Pola, Proses, dan Medianya
32. Pengertian Ekonomi, Cakupan, Sejarah, Tindakan, Motif, dan Kegiatan
33. Pengertian Pengendalian Sosial, Ciri, Fungsi, Sifat, Cara, Pelaku, Bentuk, dan Lembaganya
34. Pengertian Reproduksi dan Jenisnya
35. Pengertian Sistem Kekerabatan Bilateral
36. Pengertian Sistem Kekerabatan Unilateral dan Bentuknya
37. Pengertian Familisme
38. Pengertian Pendidikan, Filosofi, Fungsi, Tujuan, dan Jenisnya
39. Pengertian Kebudayaan, Unsur, Komponen, Sifat, dan Wujudnya
40. Pengertian Bakat, Faktor, dan Jenisnya
41. Pengertian Kelas Sosial dan Contohnya 
42. Pengertian Kepribadian, Aspek, Sifat, Struktur, Ciri, dan Faktor Pembentuknya  
43. Pengertian Inovasi, Prinsip, Ciri, Tujuan, Jenis, Faktor, dan Cara mengembangkannya
44. Pengertian Negara Kesatuan, Konsep, Ciri, Macam, Kelebihan, dan Contohnya
45. Pengertian Negara Federasi dan Cirinya
46. Pengertian Pemerintahan Republik
47. Pengertian Pemerintahan Monarki, Ciri, Jenis, dan Gelarnya
48. Pengertian Pemerintahan Kekaisaran dan Sejarahnya
49. Pengertian Sentralisasi, Kelebihan dan Kekurangan, Dampak Positif dan Negatif, serta Contohnya
50. Pengertian Desentralisasi, Ciri, Tujuan, Kegiatan, Kelebihan dan Kekurangan, Dampak, dan Contohnya
51. Pengertian Dekonsentrasi, Tujuan, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan, serta Contohnya
52. Pengertian Kewenangan dan Sumbernya
53. Pengertian Konsensus
54. Pengertian Loyalitas, Karakteristik, dan Faktornya
55. Pengertian Konstitusi, Unsur, Sifat, Fungsi, Tujuan, dan Jenisnya
56. Pengertian Traktat, Sejarah, dan Jenisnya
57. Pengertian Hukum, Unsur, Sumber, Tujuan, Macam, Bidang, dan Sistem Hukum
58. Pengertian Nasionalisme, Unsur, Ciri, Tujuan, Bentuk, dan Contohnya
59. Pengertian Demokrasi, Sejarah, Asas, Prinsip, Ciri, Jenis, dan Negara Demokratis
60. Pengertian Negara, Unsur, Sifat, Fungsi, Tujuan, dan Bentuknya
61. Pengertian Pasar, Ciri, Fungsi, dan Klasifikasinya
62. Pengertian Diktator, Kediktatoran, dan Diktatorisme
63. Pengertian Rakyat, Kewajiban, dan Haknya
64. Pengertian Upah, Faktor, Syarat, Tujuan, dan Sistem Pengupahan
65. Pengertian Barter, Sejarah, Syarat, Jenis, Kekurangan dan Kelebihan, serta Contohnya
66. Pengertian Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), Prosedur, Alasan, Pelarangan, Jenis, dan Ketentuan Pesangon, Penghargaan, dan Pengganti Hak
67. Pengertian Agraris, Hasil Pertanian, Keuntungan, Masalah, dan Contohnya
68. Pengertian Identitas, Sejarah, Komponen, dan Jenisnya
69. Pengertian Perdagangan
70. Pengertian Produksi, Fungsi, Tujuan, Faktor, Proses, dan Jenisnya
71. Pengertian Produsen, Fungsi, Peran, dan Bentuknya
72. Pengertian Konsumen, Perilaku, Jenis, serta Hak dan Kewajibannya
73. Pengertian Konsumsi, Ciri, Tujuan, dan Faktornya
74. Pengertian Hak Paten, Ruang Lingkup, Syarat, Dasar Hukum, Jenis, Jangka Waktu, dan Istilah Terkait
75. Pengertian Hak Cipta, Sejarah, Fungsi, Sifat, Ciri, Dasar Hukum, Cakupan, dan Jangka Waktunya

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 3. Interaksi Sosial dalam Dinamika Kehidupan Sosial (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 2. Hubungan Sosial (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas X Bab 2.1 Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial (Kurikulum Revisi 2016)
4. Materi Sosiologi Kelas X Bab 2.2 Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial (Kurikulum Revisi 2016)
5. Materi Ujian Nasional Kompetensi Interaksi Sosial
6. Materi Ringkas Interaksi Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Pemberontakan, dan Contohnya"