Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Stakeholder, Peran, Fungsi, dan Klasifikasinya

Pengertian Stakeholder, Peran, Fungsi, dan Klasifikasinya
A. Pengertian Stakeholder
Dalam bahasa Indonesia istilah stakeholder memiliki pengertian pemangku kepentingan atau pihak yang berkepentingan. Stakeholder adalah semua pihak di dalam masyarakat, baik itu individu, komunitas atau kelompok masyarakat, yang memiliki hubungan dan kepentingan terhadap sebuah organisasi atau perusahaan dan isu atau permasalahan yang sedang diangkat.

Stakeholder merupakan bagian penting dari sebuah organisasi yang memiliki peran secara aktif maupun pasif untuk mengembangkan tujuannya. Stakeholder dapat dijumpai di manapun, terutama dalam kegiatan bisnis sehingga setiap perusahaan tidak lepas dari keberadaan pemangku kepentingan tersebut.

Pengertian Menurut Ahli
1. Freeman, merupakan suatu kelompok masyarakat atau juga individu yang saling mempengaruhi dan atau juga dipengaruhi oleh pencapaian tujuan tertentu dari sebuah organisasi
2. Bise, merupakan orang atau individu atau juga kelompok masyarakat yang mempunyai suatu kepentingan atau perhatian pada permasalahan tertentu
3. Wibisono, merupakan seseorang atau juga kelompok yang punya kepentingan itu secara langsung atau tidak langsung yang bisa mempengaruhi atau juga dipengaruhi atas aktivitas serta eksistensi perusahaan
4. ISO 26000 SR, merupakan individu atau kelompok yang memiliki atau mempunyai kepentingan terhadap keputusan dan juga aktivitas organisasi
5. AA1000 SES, merupakan suatu kelompok yang dapat mempengaruhi dan atau juga terpengaruh oleh aktivitas atau kegiatan, produk atau layanan, dan juga kinerja suatu organisasi

B.Peran dan Fungsi
1. Pemegang Saham atau Pemilik, pemegang saham ini berperan sebagai investor yang menyediakan modal untuk berjalannya suatu perusahaan. Pemegang saham ini juga berperan sebagai pengawas di dalam perusahaan untuk dapat mengamati kinerja para pegawai serta juga kondisi finansial di dalam perusahaan
2. Pegawai, kinerja perusahaan ini juga  akan sangat bergantung pada kinerja sumber daya manusia di dalamnya. Pegawai tersebut memiliki peran yang cukup penting dalam bisnis yang mana mereka merupakan orang yang berinteraksi secara langsung dengan proses produksi
3. Suplier, pemasok berperan di dalam menyediakan bahan baku yang akan digunakan di waktu produksi. Jika terjadi keterlambatan di dalam penyediaan bahan baku tentu akan mengganggu jalannya proses produksi yang memiliki dampak pada proses pemasaran serta distribusinya
4. Konsumen, konsumen juga berperan sebagai pengguna serta juga pengamat hasil produk dari sebuah perusahaan. Laris atau tidaknya barang yang dipasarkan itu sangat tergantung pada selera masyarakat sehingga saran dari konsumen itu sangat penting untuk kemajuan perusahaan
5. Bank (Creditor), individu atau juga lembaga keuangan yang memberikan pinjaman kepada pengusaha. Pada dasarnya kreditor itu memberikan pinjaman dengan syarat tertentu ialah sebagai jaminan uang mereka itu akan dikembalikan tepat waktu berikut dengan prestasinya
6. Konsumen, sebuah Perusahaan itu hanya dapat atau bisa berjalan apabila mempunyai atau memiliki konsumen yang tertarget yakni sebagai pengguna produk atau juga jasa yang dijual. Untuk mendapatkan konsumen maka perusahaan itu harus menyediakan produk terbaik dengan harga wajar.
7. Pesaing (Competitor), persaingan usaha itu pasti terjadi di seluruh industri. Pesaing langsung merupakan perusahaan yang memiliki produk atau jasa yang sama dalam industri tertentu
8. Pemerintah, pihak yang mempunyai wewenang serta juga kuasa dalam mengeluarkan perizinan usaha. Masyarakat yang masih kental dengan kegiatan atau aktivitas KKN mungkin saja akan menggagalkan atau juga memudahkan rencana yang disusun oleh sebuah  perusahaan

C. Klasifikasi
Stakeholder dapat dikelompokkan berdasarkan kekuatan, posisi, dan pengaruhnya di antaranya,
1. Stakeholder Utama (Primer), stakeholder primer ini berhubungan langsung dengan pembuatan kebijakan, program, dan proyek. Mereka merupakan penentu utama dalam kegiatan pengambilan keputusan.
2. Stakeholder Pendukung (Sekunder), adalah pihak yang tidak berkaitan langsung terhadap suatu kebijakan, program, dan proyek. Namun stakeholder sekunder punya keprihatinan dan kepedulian sehingga ikut menyuarakan pendapat yang bisa mempengaruhi sikap stakeholder utama dan keputusan legal pemerintah
3. Stakeholder Kunci, adalah unsur eksekutif berdasarkan levelnya (legislatif dan instansi) yang punya wewenang secara legal untuk mengambil keputusan


Dari berbagai sumber

Download

Ket. Klik warna biru untuk link

Lihat Juga 
1. Daerah budaya (culture area)
2. Prinsip-prinsip perbedayaan komunitas
 
3. Partisipasi masyarakat dalam pembedayaan komunitas. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi
4. Partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan komunitas. Bentuk dan tipe partisipasi
5. Partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan komunitas. Pengertian dan prinsip partisipasi masyarakat
 

6. Pengertian Kebijaksanaan (Wisdom), Dimensi, Ciri, Manfaat, dan Cara Bersikap Bijaksana
7. Pengertian Konservasi, Prinsip Dasar, Tujuan, Manfaat, Jenis dan Kebijakan
8. Pengertian Kanda Pat, Peranan dan Fungsinya
9. Pengertian Pantangan
10. Upacara Ngaben, Tujuan, Bentuk, Rangkaian, dan Ngaben Massal
11. Upacara Nangluk Mrana
12. Pengertian Cagar Budaya, Kategori, dan Contohnya
13. Kearifan Lokal Nyabuk Gunung di Lereng Gunung Sumbing dan Sindoro
14. Pengertian Pemberdayaan Komunitas, Ciri, Prinsip, Ruang Lingkup, Tujuan, Tahap, Proses dan Contohnya
15. Pengertian Minat, Ciri, dan Faktor yang Mempengaruhinya
16. Pengertian Inisiatif dan Cara Menumbuhkannya
17. Pengertian Inovatif, Syarat, Ciri, dan Bentuknya
18. Pengertian Kemampuan (Capability), Konsep, Bentuk, Kesesuaian, dan Contohnya
19. Pengertian Keterampilan, Kategori, dan Jenisnya
20. Pengertian Harapan (Hope), Komponen, dan Karakteristiknya
21. Pengertian Kemitraan, Unsur, Jenis, Tujuan atau Manfaatnya
22. Pengertian Manajemen, Sejarah, Fungsi, Peran, Prinsip, dan Bidang
23. Pengertian Sumber Daya, Kriteria, Aspek, dan Macamnya
24. Pengertian Rasional, Tipe, dan Aksiomanya 
25. Pengertian Masalah, Jenis, Cara Penyelesaian  
26. Pengertian Kebutuhan, Faktor, Macam, Jenis, Teori, dan Alat Pemuasnya
27. Pengertian Manusia, Aspek, dan Lingkungan Tempat Hidupnya
28. Pengertian Krisis, Karakteristik, dan Jenisnya
29. Pengertian Potensi Diri, Ciri, Faktor, Jenis, dan Cara Mengembangkannya
30. Pengertian Informasi, Ciri, Fungsi, Manfaat, Sumber, Komponen, dan Jenisnya
31. Pengertian Pengetahuan, Unsur, Sumber, Faktor, Tingkatan, Metodologi, Jenis dan Kategorinya
32. Pengertian Kondusif, Faktor,dan Syaratnya
33. Pengertian Distribusi, Fungsi, Tujuan, Faktor, Pelaku, Tugas, dan Jenisnya
34. Pengertian Karakter, Proses Terbentuknya, dan Unsur-Unsurnya
35. Pengertian Ekonomi Kerakyatan, Ciri, Prinsip, Tujuan, Kelebihan dan Kekurangannya
36. Pengertian Revitalisasi
37. Pengertian Lingkungan Hidup, Unsur, Manfaat, Macam, dan Contohnya
38. Pengertian Energi, Sifat, Manfaat, Macam, dan Perubahan Bentuknya
39. Pengertian Kepercayaan (Trust), Hal Penting, Elemen Dasar, Manfaat Kepercayaan, dan Cara Menumbuhkannya
40. Pengertian Ekologi, Asas, Ruang Lingkup, Aspek dan Prinsip, Jenis, Istilah, dan Manfaatnya
41. Pengertian Genetika, Awal Mula, Konsep Dasar, Prinsip, Cabang, Gangguan, dan Mutasi Genetika
42. Pengertian Spesies, Sejarah, Macam, dan Contohnya
43. Pengertian Ekosistem, Komponen, Ruang Lingkup, Ciri, Ketergantungan, dan Tipenya
44. Pengertian Habitat, Peran, Fungsi, Klasifikas, dan Jenisnya
45. Pengertian Keadilan, Makna, Macam, Landasan, dan Keadilan Sosial
46. Pengertian Keanekaragaman Hayati, Tingkatan, dan Manfaatnya
47. Pengertian Sumber Daya Alam, Jenis, Manfaat, dan Prinsip Pemanfaatannya
48. Pengertian Pencemaran Air, Penyebab, Komponen, Jenis, Akibat, dan Cara Menanggulanginya
49. Pengertian Lapisan Ozon, Fungsi, Manfaat, Penipisan, Dampak, dan Upaya Pencegahannya
50. Pengertian Pemanasan Global (Global Warming), Penyebab, dan Akibatnya
51. Pelestarian Lingkungan Hidup, Jenis, dan Upayanya
52. Pengertian Pertanian Organik, Sejarah, Prinsip, Tujuan, Manfaat, Metode, Keuntungan, dan Contohnya
53. Pengertian Daur Ulang, Manfaat, Tujuan, Material yang Dapat Didaur Ulang, Langkah, dan Manajemen Sampah Modern
54. Pengertian Pengentasan Kemiskinan
55. Pengertian Degradasi Lahan, Jenis, Penyebab, dan Dampaknya
56. Pengertian Limbah, Karakteristik, Jenis, Dampak, dan Pengolahannya
57. Pengertian Atmosfer, Evolusi, Sifat, Komposisi, Fungsi, dan Lapisannya
58. Pengertian Evaluasi, Prinsip, Tujuan, Fungsi, Syarat, Tahap, dan Jenisnya
59. Pengertian Penelitian, Syarat, Ciri, Tujuan, dan Jenisnya
60. Pengertian Independen, Ciri, Sifat, dan Faktor yang Mempengaruhinya

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.4 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Pengertian Stakeholder, Peran, Fungsi, dan Klasifikasinya"