Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Pelestarian Lingkungan Hidup, Jenis, dan Upayanya

Pengertian Pelestarian Lingkungan Hidup, Jenis, dan Upayanya
A. Pelestarian Lingkungan Hidup
Pelestarian lingkungan adalah peristilahan yang diambil dari kata serapan environment (bahasa inggris), milieu (bahasa Belanda). Yang memiliki intisari arti sebagai pengetahuan yang mengelola efesiensi SDA dengan kolaborasi SDM di dalamnya. Pengertian pelestarian lingkungan adalah proses pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dengan mempertimbangkan kondisi alam agar sesuai dan terjaga bagi generasi mendatang. Langkah ini dilakukan dalam upaya perwujudan untuk menjaga kerusakan lingkungan dan permasalahan lingkungan hidup.

Dengannya, environmentalisme adalah upaya untuk menyeimbangkan hubungan antara manusia dan berbagai sistem alam di mana manusia bergantung sedemikian rupa sehingga semua komponen mendapat perlakuan yang sesuai untuk kelestariannya. Dalam hal ini kata pelestarian berasal dari kata “lestari” yang berarti tetap seperti keadaan semula, tidak berubah, bertahan kekal. Kemudian mendapat tambahan pe dan akhiran an, menjadi pelestarian yang berarti proses, cara, perbuatan melestarikan, perlindungan dari kemusnahan dan kerusakan, pengawetan, konservasi, pengelolaan sumber daya alam yang menjamin pemanfaatannya secara bijaksana dan menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dan keanekaragamannya.

Sedangkan lingkungan hidup berarti; kesatuan ruang dengan semua benda, daya keadaan dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi peri kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya, lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organisme hidup seperti tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia. Lingkungan hidup tidak saja bersifat fisik seperti tanah, udara, air, cuaca dan sebagainya, namun dapat juga berupa sebagai lingkungan kemis maupun lingkungan sosial. lingkungan sosial meliputi antara lain semua faktor atau kondisi di dalam masyarakat yang dapat menimbulkan pengaruh atau perubahan sosiologis, misalnya; ekonomi, politik dan sosial budaya.

Pelestarian lingkungan hidup atau environmentalisme adalah filosofi, ideologi dan gerakan sosial yang luas mengenai masalah konservasi lingkungan dan peningkatan kesehatan lingkungan. Environmentalisme mendukung pelestarian, restorasi dan/atau perbaikan lingkungan alam, dan dapat disebut sebagai sebuah gerakan untuk mengendalikan pencemaran atau melindungi keanekaragaman tumbuhan dan satwa. Untuk alasan ini, konsep-konsep seperti etika lahan, etika lingkungan, keanekaragaman hayati, ekologi dan hipotesis biophilia merupakan hal yang dominan.

B. Jenis-Jenis Pelestarian Lingkungan
Adapun macam-macam pelestarian lingkungan yang dapat dilakukan setiap orang di antaranya,
1. Pelestarian tanah
2. Pelestarian udara
3. Pelestarian hutan
4. Pelestarian flora dan fauna
5. Pelestarian pesisir dan laut
6. Pelestarian sumber daya air

C. Upaya Pelestarian Lingkungan
1. Pelestarian Tanah, adalah serangkaian usaha untuk menjaga kelestarian tanah atau lahan yang dilakukan/atau akan dikerjakan dalam upaya-upaya mengkonservasikan antara sebelum dan sesudah tindakan dilakukan. Upaya pelestarian lingkungan tanah ini bisa dilakukan di antaranya,
a. Menghijaukan kembali lahan gundul
b. Menanam dengan sistem terasering pada lahan miring
c. Menggunakan pupuk organik
d. Bercocoktanam dengan pola berlajur atau bergilir

2. Pelestarian Udara, adalah serangkaian mekanisasi usaha yang dilakukan oleh manusia dalam menjaga dan melindungi udara agar tidak tercemar dengan tindakan-tindakan yang telah dilakukannya. Upaya ini dapat dilakukan di antaranya,
a. Menggunakan kendaraan bermotor yang gas buangannya aman bagi lingkungan
b. Menggunakan alat transportasi yang bebas gas buang seperti sepeda dan kendaraan listrik
c. Mewajibkan pabrik melakukan penyaringan asapnya
d. Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berbahan bakar fosil, yang menjadi bagian daripada Sumber Daya Alam tidak dapat diperbaharui
e. Menanam pohon-pohon pada lahan terbuka
f. Membuat taman rumah dan taman kota di berbagai daerah-daerah
g. Reboisasi lahan hutan yang gundul

3. Pelestarian Hutan, adalah serangkaian upaya yang dilakukan manusia untuk menjaga kestabilan alam. Sebagai salah satu cara mencegah dampak pemanasan global yang pada saat ini diakui ataupun tidak menjadi masalah bersama. Adapun usaha menjaga kelestarian hutan, yang dapat dilakukan di antaranya,
a. Reboisasi lahan hutan yang gundul
b. Menebang hutan dengan cara tebang pilih
c. Menyadarkan masyarakat tentang pentingnya hutan
d. Mempertahankan hutan lindung, taman nasional, dan cagar alam
e. Melaporkan kejadian perusakan hutan kepada yang berwajib

4. Pelestarian Flora dan Fauna, adalah upaya untuk tidak menjadikan komuditas utama dari penghasilan yang terpaku pada hasil alam. Langkah ini guna mencegah bencana alam yang diakibatkan dari kurang fungsinya hewan dan tumbuhan di bumi. Adapun beragam bentuk, tentang usaha-usaha pelestarian flora dan fauna dapat dilakukan di antaranya,
a. Mempertahankan cagar alam, suaka margasatwa dan taman nasional
b. Mengembangbiakkan flora dan fauna yang langka
c. Melarang perburuan hewan langka
d. Memberi perhatian pada dunia flora dan fauna.

5. Pelestarian Kawasan Pesisir dan Laut, adalah upaya untuk tidak melakukan penebangan pohon mangrove secara sengaja, sehingga dapat mengakibatkan tanah terkikis dengan adanya ombak di dataran laut yang luas. Usaha pelestarian yang dapat dilakukan dalam kawasan pesisir dan laut di antaranya,
a. Tidak membuang sampah ke laut
b. Melarang pembuangan limbah indùstri ke laut secara langsung
c. Tidak menggunakan bahan peledak dan pukat harimau untuk menangkap ikan laut
d. Mempertahankan hutan mangrove
e. Mencegah dan mengatasi tumpahan minyak

6. Pelestarian Sumber Daya Air, ialah serangkaian usaha pelestarian yang dapat dilakukan guna menghindari berkurang atau hilangnya fungsi air untuk kehidupan manusia. Langkah yang bisa dikerjakan dalam pelestarian ini di antaranya,
a. Menetapkan daerah resapan air dan menjaga alih fungsi lahan
b. Menghijaukan bagian hulu daerah aliran sungai
c. Melakukan pengelolaan limbah cair industri
d. Mempertahankan kawasan hutan lindung
e. Membuat sumur resapan
f. Menjaga kebersihan sungai


Dari berbagai sumber

Download

Ket. Klik warna biru untuk link

Lihat Juga 
1. Daerah budaya (culture area)
2. Prinsip-prinsip perbedayaan komunitas
 
3. Partisipasi masyarakat dalam pembedayaan komunitas. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi
4. Partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan komunitas. Bentuk dan tipe partisipasi
5. Partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan komunitas. Pengertian dan prinsip partisipasi masyarakat
 

6. Pengertian Kebijaksanaan (Wisdom), Dimensi, Ciri, Manfaat, dan Cara Bersikap Bijaksana
7. Pengertian Konservasi, Prinsip Dasar, Tujuan, Manfaat, Jenis dan Kebijakan
8. Pengertian Kanda Pat, Peranan dan Fungsinya
9. Pengertian Pantangan
10. Upacara Ngaben, Tujuan, Bentuk, Rangkaian, dan Ngaben Massal
11. Upacara Nangluk Mrana
12. Pengertian Cagar Budaya, Kategori, dan Contohnya
13. Kearifan Lokal Nyabuk Gunung di Lereng Gunung Sumbing dan Sindoro
14. Pengertian Pemberdayaan Komunitas, Ciri, Prinsip, Ruang Lingkup, Tujuan, Tahap, Proses dan Contohnya
15. Pengertian Minat, Ciri, dan Faktor yang Mempengaruhinya
16. Pengertian Inisiatif dan Cara Menumbuhkannya
17. Pengertian Inovatif, Syarat, Ciri, dan Bentuknya
18. Pengertian Kemampuan (Capability), Konsep, Bentuk, Kesesuaian, dan Contohnya
19. Pengertian Keterampilan, Kategori, dan Jenisnya
20. Pengertian Harapan (Hope), Komponen, dan Karakteristiknya
21. Pengertian Kemitraan, Unsur, Jenis, Tujuan atau Manfaatnya
22. Pengertian Manajemen, Sejarah, Fungsi, Peran, Prinsip, dan Bidang
23. Pengertian Sumber Daya, Kriteria, Aspek, dan Macamnya
24. Pengertian Stakeholder, Peran, Fungsi, dan Klasifikasinya
25. Pengertian Rasional, Tipe, dan Aksiomanya
26. Pengertian Masalah, Jenis, Cara Penyelesaian
27. Pengertian Kebutuhan, Faktor, Macam, Jenis, Teori, dan Alat Pemuasnya
28. Pengertian Manusia, Aspek, dan Lingkungan Tempat Hidupnya
29. Pengertian Krisis, Karakteristik, dan Jenisnya
30. Pengertian Potensi Diri, Ciri, Faktor, Jenis, dan Cara Mengembangkannya
31. Pengertian Informasi, Ciri, Fungsi, Manfaat, Sumber, Komponen, dan Jenisnya
32. Pengertian Pengetahuan, Unsur, Sumber, Faktor, Tingkatan, Metodologi, Jenis dan Kategorinya
33. Pengertian Kondusif, Faktor,dan Syaratnya
34. Pengertian Distribusi, Fungsi, Tujuan, Faktor, Pelaku, Tugas, dan Jenisnya
35. Pengertian Karakter, Proses Terbentuknya, dan Unsur-Unsurnya
36. Pengertian Ekonomi Kerakyatan, Ciri, Prinsip, Tujuan, Kelebihan dan Kekurangannya
37. Pengertian Revitalisasi  
38. Pengertian Lingkungan Hidup, Unsur, Manfaat, Macam, dan Contohnya
39. Pengertian Energi, Sifat, Manfaat, Macam, dan Perubahan Bentuknya
40. Pengertian Kepercayaan (Trust), Hal Penting, Elemen Dasar, Manfaat Kepercayaan, dan Cara Menumbuhkannya
41. Pengertian Ekologi, Asas, Ruang Lingkup, Aspek dan Prinsip, Jenis, Istilah, dan Manfaatnya
42. Pengertian Genetika, Awal Mula, Konsep Dasar, Prinsip, Cabang, Gangguan, dan Mutasi Genetika
43. Pengertian Spesies, Sejarah, Macam, dan Contohnya
44. Pengertian Ekosistem, Komponen, Ruang Lingkup, Ciri, Ketergantungan, dan Tipenya
45. Pengertian Habitat, Peran, Fungsi, Klasifikas, dan Jenisnya
46. Pengertian Keadilan, Makna, Macam, Landasan, dan Keadilan Sosial
47. Pengertian Keanekaragaman Hayati, Tingkatan, dan Manfaatnya
48. Pengertian Sumber Daya Alam, Jenis, Manfaat, dan Prinsip Pemanfaatannya
49. Pengertian Pencemaran Air, Penyebab, Komponen, Jenis, Akibat, dan Cara Menanggulanginya
50. Pengertian Lapisan Ozon, Fungsi, Manfaat, Penipisan, Dampak, dan Upaya Pencegahannya
51. Pengertian Pemanasan Global (Global Warming), Penyebab, dan Akibatnya  
52. Pengertian Pertanian Organik, Sejarah, Prinsip, Tujuan, Manfaat, Metode, Keuntungan, dan Contohnya
53. Pengertian Daur Ulang, Manfaat, Tujuan, Material yang Dapat Didaur Ulang, Langkah, dan Manajemen Sampah Modern
54. Pengertian Pengentasan Kemiskinan
55. Pengertian Degradasi Lahan, Jenis, Penyebab, dan Dampaknya
56. Pengertian Limbah, Karakteristik, Jenis, Dampak, dan Pengolahannya
57. Pengertian Atmosfer, Evolusi, Sifat, Komposisi, Fungsi, dan Lapisannya
58. Pengertian Evaluasi, Prinsip, Tujuan, Fungsi, Syarat, Tahap, dan Jenisnya
59. Pengertian Penelitian, Syarat, Ciri, Tujuan, dan Jenisnya
60. Pengertian Independen, Ciri, Sifat, dan Faktor yang Mempengaruhinya

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.4 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Pengertian Pelestarian Lingkungan Hidup, Jenis, dan Upayanya"