Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Faktor Produksi, Tujuan, dan Jenisnya

Pengertian Faktor Produksi
Faktor Produksi
A. Pengertian Faktor Produksi
Dalam ilmu ekonomi, faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan dalam sebuah proses produksi barang dan jasa. Secara umum faktor produksi merupakan suatu barang atau proses yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk menciptakan nilai jual dan guna pada produk/jasa. Jika dilihat dari pengertian ini, maka semua barang yang bisa meningkatkan nilai manfaat dari produk disebut dengan istilah faktor produksi. Bisa dimaknai pula sebagai semua benda yang membantu melancarkan proses produksi perusahaan.

Kegiatan produksi tentunya memerlukan unsur-unsur yang dapat digunakan dalam proses produksi yang terdiri atas sumber daya alam, tenaga kerja manusia, modal dan kewirausahaan. Dalam hal ini, sumber daya alam dan tenaga kerja merupakan faktor produksi asli. Sedangkan modal, kewirausahaan, dan sumber daya informasi, merupakan faktor produksi turunan.

Pada awalnya, faktor produksi dibagi menjadi empat kelompok tersebut. Namun pada perkembangannya, faktor sumber daya alam diperluas cakupannya menjadi seluruh benda tangible, baik langsung dari alam maupun tidak, yang digunakan oleh perusahaan, yang kemudian disebut sebagai faktor fisik (physical resources).

Selain itu, beberapa ahli juga menganggap sumber daya informasi sebagai sebuah faktor produksi mengingat semakin pentingnya peran informasi di era globalisasi saat ini. (Griffin R: 2006) Secara total, saat ini ada lima hal yang dianggap sebagai faktor produksi, yaitu tenaga kerja (labor), modal (capital), sumber daya fisik (physical resources), kewirausahaan (entrepreneurship), dan sumber daya informasi (information resources).

B. Tujuan Faktor Produksi
Faktor produksi harus disediakan oleh produsen sebelum membangun usahanya. Karena ini memiliki tujuan tertentu yang ingin dicapai di antaranya,
1. Melancarkan Produksi Produk/jasa, tujuan yang pertama tentu untuk melancarkan produksi produk/jasa. Karena semua sarana dan prasarananya sudah tersedia. Bahkan ini tidak hanya terkait dengan produksi produk saja. Tetapi juga dengan proses pemasaran, penggalangan dana modal, manajemen perusahaan dan lain sebagainya.
2. Memberikan Keuntungan pada Perusahaan, jika faktor produksinya tersedia dan berjalan dengan baik, tentu produk yang dihasilkan juga bagus. Jika ini dipasarkan dan laku di pasaran, tentu pihak produsen akan mendapatkan keuntungan yang besar. Sehingga bisa dijadikan modal untuk meningkatkan bisnis termasuk mengembangkan faktor produksi selanjutnya.
3. Produk Sesuai Harapan Konsumen, baik dari segi kualitas dan kuantitasnya. Ini diperlukan faktor produksi yang lengkap juga bermutu tinggi. Jika ini tidak tersedia jangan harap produk akan disukai oleh pelanggan minimal tepat guna dengan kebutuhan mereka.

C. Jenis Faktor Produksi
1. Faktor Sumber Daya Alam, adalah jenis faktor produksi yang termasuk di dalam bahan-bahan mentah untuk dijadikan produk. Bahan mentah inilah yang nantinya akan diolah menjadi barang/ jasa yang akan dipasarkan ke konsumen. Sumber daya alam yang termasuk faktor produksi di antaranya adalah udara, tanah, air, hewan, tumbuhan, mineral dan bahan tambang lainnya.
2. Sumber Daya Manusia (SDM), sumber daya manusia juga jenis faktor yang sangat penting. Karena tidak mungkin bahan mentah bisa menjadi bahan setengah jadi lalu produk/barang jadi jika tidak ada manusia yang mengolahnya. Terutama yang memang memiliki kompetisi bagus dalam bidang pengolahan produk. Termasuk bisa mengoperasikan alat-alat produksi.
3. Faktor Modal, dalam pembuatan produk tentu membutuhkan modal produksi. Ini untuk membeli bahan mentah, alat produksi serta untuk membayar tenaga kerja. Maka dari itu, modal juga perlu dimasukkan ke dalam faktor produksi.
4. Faktor Kewirausahaan, faktor kewirausahaan atau faktor manajemen juga perlu dimasukkan ke dalam faktor produksi. Maka dari itu faktor manajemen (kewirausahaan) diperlukan supaya proses produksi berjalan lebih lancar. Ini juga mencakup pemasaran, pembukuan,  distribusi produksi, sampai observasi pasar.
5. Sumber Daya Informasi, sumber daya informasi menjadi salah satu faktor yang juga penting terutama di zaman global semacam ini. Yang mana alur lalu lintas informasi semakin cepat dengan adanya internet. Pihak perusahaan harus mengelola faktor ini dengan baik. Minimal tidak ketinggalan informasi tentang produk apa yang dibutuhkan masyarakat di saat ini.


Dari berbagai sumber

Download

Ket. Klik warna biru untuk link

Lihat Juga 
1. Konsumerisme
2. Westernisasi
 

3. Terjadinya lapisan masyarakat
4. Stereotip
5. Prinsip-prinsip pemberdayaan komunitas 
6. Konsep sosiologi. Permasalahan sosial
7. Konsep sosiologi. Patronase
8. Konsep sosiologi. Patriarki
9. Konsep sosiologi. Hierarki sosial 

10. Kelas-kelas dalam masyarakat (social classes)
11. Kekuasaan, wewenang, dan kepemimpinan
12. Kekuasaan (power)
13. Disorganisasi (disintegrasi) dan reorganisasi (reintegrasi)
14. Dampak perubahan sosial. Gerakan sosial
15. Ekspansi pasar global dan krisis solidaritas
16. Tradisi, autoritas, dan pseduo-komunikasi
17. Politik identitas di era globalisasi
18. Multikulturalisme dan problem minoritas di Indonesia
19. Globalisasi, partikularisasi, dan pengalaman kolonialisme
20. Kapitalisme transnasional
21. Dari imperialisme menuju neo-imperialisme
22. Proses-proses sosial sistem kapitalisme
23. Hak asasi manusia
24. Demonstrasi
25. Persamaan
26. Desentralisasi
27. Demokrasi
28. Dinamika kependudukan
29. Kewirausahaan
30. Kota
31. Lingkungan
32. Kemiskinan
33. Pengangguran
34. Kesenjangan Sosial
35. Urbanisasi   
36. Pengertian Polarisasi sosial dan Peran Teknologi
37. Pengertian Negara Dunia Ketiga
38. Pengertian Negara Dunia Pertama
39. Pengertian Negara Dunia Kedua
40. Pengertian Eksploitasi, Jenis dan Contohnya
41. Pengertian Status Quo
42. Pengertian Pendapatan Nasional, Sejarah, Manfaat, Faktor, Konsep, dan Cara Penghitungannya
43. Pengertian Koefisien Gini (Gini Rasio), Prinsip,  Keunggulan, Keterbatasan, dan Penghitungannya
44. Pengertian Elitisme
45. Pengertian Subordinasi
46. Pengertian Objektif dan Subjektif, serta Perbedaannya
47. Pengertian Prejudice, Perkembangan, Kategori, Ciri, Sumber, Faktor, Macam, Teori, dan Dampaknya
48. Pengertian Rasisme, Penyebab, Dampak, dan Contohnya
49. Pengertian Aset (Aktiva), Karakteristik, Siklus Hidup, Perencanaan, Pengukuran, dan Jenisnya
50. Pengertian Moral, Karakteristik, Komponen, Tujuan, Macam, Nilai, dan Jenisnya
51. Pengertian Etika, Ciri, Fungsi, Manfaat, Klasifikasi, dan Jenisnya
52. Pengertian Kemandirian, Aspek, Ciri, Tujuan, Faktor, dan Bentuknya
53. Pengertian Ketergantungan Sosial, Teori, Jenis, dan Contohnya di Masyarakat
54. Pengertian Jejaring sosial, dan Layanan Jejaring Sosial

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.1 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.2 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum 2013) 
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.3 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum 2013) 
4. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3. Ketimpangan Sosial (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.1 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.2 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.3 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum Revisi 2016)

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Pengertian Faktor Produksi, Tujuan, dan Jenisnya"