Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Definisi Negara Maju, Ciri, Klasifikasi, Faktor yang Mempengaruhi, dan Daftarnya

Definisi Negara Maju
Negara Maju
A. Negara Maju
Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Kebanyakan negara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara maju. Negara maju juga mempunyai masyarakat yang lebih sejahtera dengan angka kemiskinan yang paling rendah. Negara maju memiliki angka pertumbuhan penduduk yang relatif rendah. Tingkat kematian bayi pun sangat rendah, hal ini disebabkan oleh kemajuan dalam bidang kedokteran. Angka usia harapan hidup biasanya tinggi dan diimbangi dengan angka ketergantungan lansia terhadap anaknya yang rendah.

Sebagian besar penduduk di negara maju dapat membaca dan melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Satu faktor yang menyebabkan majunya pembangunan sosial di negara maju adalah jaminan sosial yang melindungi dari resiko kehilangan pendapatan seperti kecelakaan kerja, cacat, sakit, hamil, pengangguran, dan masa tua. Bahkan, hampir setengah dari PNB digunakan untuk membiayai berbagai pelayanan sosial dan kesehatan.

Istilah negara maju (developed country atau advance country) juga dipakai untuk mengelompokkan negara-negara yang berkembang dan maju secara ekonomi, di mana industri ketiga dan sektor industri keempat lebih mendominasi dari pada sektor industri yang lain. Kegiatan ekonomi di negara maju yang didominasi oleh industri tingkat ketiga dan keempat itu akan memberikan pendapatan (income) yang tinggi. Penghasilan atau pendaptan yang tinggi tentu akan menentukan tingginya pendapatan perkapita (GNP perkapita), maupun tingginya indeks pertumbuhan manusia (HDI).

Dengan kata lain, industri tingkat ketiga dan keempat yang dipunyai negara maju memposisikannya pada tingkat negara dengan pendapatan perkapita dan indeks pertumbuhan manusia yang tinggi. Selain kata negara maju (developed country atau advanced country), orang-orang juga menggunakan kata negara industri (industrialized country), negara yang lebih maju, negara yang lebih maju secara ekonomi dan negara pasca indutri.

B. Ciri Negara Maju
1) Angka Pengangguran Rendah, tingkat pengangguran yang rendah adalah ciri-ciri negara maju yang paling spesifik. Perekonomian suatu negara tidak akan bisa berjalan secara maksimal jika lapangan kerja dan jumlah wirausaha masih terhitung rendah
2) Pendapatan Per Kapita Tinggi, pendapatan per kapita umumnya menjadi tolak ukur yang digunakan untuk menilai tingkat kemajuan sebuah negara. Berdasarkan data dari Bank Dunia, negara maju harus memilki kriteria pendapatan per kapita di atas 10,726 US Dollar per tahun
3) Laju Pertumbuhan Penduduk Rendah, negara maju umumnya memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang rendah, yakni di bawah 1 persen pertumbuhan penduduk per tahun. Rendahnya tingkat pertumbuhan penduduk ini didukung oleh tingginya tingkat kesadaran tentang keluarga berencana, penundaan usia nikah dan kemajuan teknologi fasilitas kesehatan
4) Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Semakin Cepat dan Pesat, di negara maju, para ilmuwan didukung oleh pemerintah dengan memberikan berbagai fasilitas terbaik guna menunjang proses observasi yang mereka lakukan. Fasilitas laboratorium yang lengkap dan gaji berstandar tinggi merupakan salah satu penunjang semangat bagi para ilmuwan yang membuat mereka bisa melakukan inovasi dengan baik
5) Industri dan Jasa menjadi Sektor Perekonomian Utama, industri di negara maju rata-rata memproduksi suatu barang yang bernilai jual tinggi, seperti pesawat terbang, mobil, elektronik hingga alat-alat berat lainnya. Sementara itu, profesi yang banyak digeluti oleh masyarakat di bidang jasa antara lain pendidikan, hiburan, konsultan dan jasa keuangan
6) Menghargai Waktu dan Kesetaraan Gender Dijunjung Tinggi, disiplin, jujur, bertanggung jawab serta profesional dalam menyelesaikan pekerjaan merupakan sekelumit sikap positif yang ada di dalam masyarakat negara maju. Dengan adanya sikap tersebut, mayoritas warga di negara maju dapat mengoptimalkan sumber daya secara maksimal dalam menjalankan pembangunan
7) Sistem Pendidikan yang Baik, seluruh penduduk di negara maju rata-rata sudah melek huruf alias bisa membaca dan menulis dengan lancar. Pemerintah di negara maju memberikan jaminan berupa pendidikan dasar kepada seluruh rakyatnya. Umumnya pendidikan di negara maju memiliki fasilitas lengkap serta ruang belajar yang nyaman di kelasnya. Tak heran jika kecakapan sosial dan kemandirian peserta didik dalam mengembangkan potensinya merupakan salah satu sistem pendidikan sering digunakan di negara maju.

C. Klasifikasi Negara Maju
Beberapa indikator untuk menentukan apakah suatu negara tergolong atau masuk ke dalam kategori negara maju di antaranya,
1) Product Domestic Bruto (PDB), yakni pendapatan yang berasal dari wilayah negara tersebut baik yang dihasilkan oleh rakyat atau masyarakat pribumi maupun masyarakat atau penduduk asing. Negara maju adalah negara yang mempunyai tingkat pendapatan yang tergolong tinggi
2) Pendapatan Nasional Bruto (PNB), adalah pendapatan yang dihasilkan oleh warga negara tersebut baik yang berada di wilayahnya maupun yang berada di wilayah asing (di luar negara tersebut). Suatu negara digolongkan menjadi negara maju apabila mempunyai pendapatan nasional bruto yang tinggi
3) Pendapatan Per Kapita, merupakan pendapatan yang mencerminkan pendapatan yang diperoleh setiap individu. Pendapatan per kapita dapat dihitung dengan rumus pendapatan nasional dibagi dengan jumlah penduduk yang ada di negara tersebut. Suatu negara dikatakan negara maju apabila mempunyai pendapatan per kapita yang jumlahnya di atas garis kemiskinan
4) Infrastruktur, infrastuktur yang dimiliki negara maju lebih modern dan juga lebih kompleks daripada yang ada di negara berkembang. Negara maju juga mempunyai banyak bangunan yang didesain modern namun kuat. Biasanya negara maju ini mempunyai lebih banyak gedung-gedung pencakar langit, lebih banyak jalan layang dan juga gedung-gedung dengan desain baru yang tidak ada di negara berkembang
5) Tingkat Industrialisasi, industrialisasi di negara maju meningkat sangat pesat, hal ini karena didukung oleh berbagai faktor seperti peralatan, teknologi, sumber daya manusia dan juga didukung oleh sumber daya alam. Dengan industri yang meningkat tajam dan juga maju, maka perekonomian suatu negara akan menjadi lebih baik. Industri mampu mengangkat perekonomian negara dengan lebih cepat daripada sektor pertanian maupun bidang ekstraktif lainnya
6) Taraf Standar Hidup, negara maju mempunyai pendapatan nasional serta pendapatan per kapita yang tinggi. Dengan demikian masyarakat di negara maju mempunyai gaya hidup yang lebih maju, lebih tinggi daripada negara-negara yang lainnya

D. Faktor yang Mempengaruhi Negara Maju
Merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi negara yang dikatakan maju di antaranya,
1) Faktor Ekonomi, ekonomi merupakan faktor yang sangat penting terutama bagi pendapatan per kapita suatu Negara. Apabila pendapatan per kapita-nya suatu negara itu tinggi maka Negara tersebut bisa digolongkan yakni sebagai Negara maju
2) Faktor SDM (Sumber Daya Manusia), merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi penduduk pada suatu negara contohnya seperti tingkat pendidikan, laju pertumbuhan, keragaman suku, tingkat produktifitas, penguasaan terhadap IPTEK,  ketergantungan pada produksi pertanian serta industri, dan lain-lain
3) Faktor SDA (Sumber Daya Alam), merupakan faktor yang berhubungan dengan lingkungan pada suatu negara, baik itu dengan secara geologis, geografis, dll. Apabila SDA suatu negara melimpah serta dapat dimanfaatkan dengan secara baik juga maka akan mendapatkan keuntungan bagi negara tersebut serta akan mempengaruhi perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat
4) Faktor Stabilitas Politik, merupakan keadaan politik pada suatu negara, yang mana keadaan politik yang baik akan mempengaruhi keadaan ekonomi supaya tetap stabil. Oleh sebab itu di negara-negara yang maju keadaan politiknya stabil serta keamanannya juga akan tetap terjaga
5) Faktor Keamanan, merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan suatu negara sudah maju. Semakin tingkat aman suatu negara maka juga akan meningkatkan stabilitas perekonomian, sehingga masyarakat dapat makmur serta tenteram

E. Daftar Negara Tergolong Maju
Daftar 42 ekonomi maju menurut Dana Moneter Internasional (IMF) di antaranya,
1) Eropa: Austria, Belanda, Belgia, Britania Raya, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Islandia, Irlandia, Italia, Jerman, Latvia, Lituania, Luksemburg, Malta, Norwegia, Portugal, Prancis, San Marino, Slowakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Yunani, Israel
2) Asia: Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Makau, Singapura, Siprus, Taiwan
3) Amerika: Amerika Serikat, Kanada, Puerto Riko, Brasil
4) Oseania: Australia, Selandia Baru


Dari berbagai sumber

Ket. klik warna biru untuk link

Download

Lihat Juga 
1. Pembaruan (inovasi)
2. Birokrasi 

3. Konsumerisme
4. Sekularisme

5. Westernisasi 
6. Masyarakat sebagai sebuah sistem sosial
7. Sistem sosial
8. Konservatisme
9. Liberalisme
10. Feminisme
11. Perbudakan
12. Peradaban
13. Komunisme
14. Fasisme
15. Revolusi
16. Kolonialisme

17. Daerah budaya (culture area)
18. Evolusi
19. Urbanisasi
20. Tradisi
21. Tabu
 
22. Konsep sosiologi. Patronase 
23. Konsep sosiologi. Patriarki
24. Gerak kebudayaan
25. Etnosentrisme
26. Enkulturasi

27. Difusi
28. Dampak perubahan sosial. Gerakan sosial
 
29. Corak kesadaran modern 
30. Konteks sosial yang melahirkan penyimpangan modernisme
31. Tradisi, autoritas, dan pseduo-komunikasi
32. Elemen-elemen modernitas
33. Demonstrasi
34. Hak asasi manusia
35. Oposisi
36. Dinamika kependudukan
37. Transmigrasi
38. Demografi
39. Mortalitas 

40. Kota
41. Lingkungan
42. Sensus penduduk
43. Iklim  

44. Pengertian Masyarakat Tradisional, Ciri, Aspek, Faktor Penghambat Perubahan dan Perbedaannya dengan Masyarakat Modern
45. Definisi Masyarakat Primitif dan Ciri-cirinya
46. Pengertian Masyarakat Modern, Ciri, Sikap, Aspek, dan Perbedaannya dengan Masyarakat Tradisional
47. Pengertian Gerakan Sosial, Karakteristik, Penyebab, Komponen, Tahapan, Jenis dan Contohnya
48. Definisi Budaya Massa (Mass Culture), Dasar Pembentukan, Ciri, dan Manifestasinya
49. Definisi Budaya Populer, Proses, Ciri, Jenis, Contoh, Dampak dan Perkembangannya di Indonesia
50. Definisi Negara Berkembang, Klasifikasi, Indikator, Ciri, Daftarnya
51. Definisi Negara Terbelakang, Kriteria, Ciri, dan Daftarnya
52. Pengertian Keluarga, Ciri, Fungsi, Peran, Tugas, Elemen, dan Jenisnya  
53. Definisi Reformasi, Syarat, Faktor Pendorong, Tujuan, dan Latar Belakang Reformasi di Indonesia
54. Definisi Radikal dan Radikalisme, Ciri, Faktor Penyebab, Kelebihan Kekurangan, dan Solusinya 
55. Definisi Industrialisasi, Proses, Cabang, Jenis, Dampak Sosial dan Lingkungan 
56. Definisi Rekayasa Sosial (Social Engineering), Proses, dan Fungsinya
57. Definisi Discovery, Invention dan Innovation serta Contohnya
58. Definisi Apatis, Penyebab, Ciri, Dampak Negatif dan Manfaat Positifnya
59. Definisi Teknologi, Sejarah Perkembangan, Jenis dan Manfaatnya
60. Definisi Efektif Efektivitas, Tingkatan, Kriteria, Aspek, Unsur, Pengukuran dan Contohnya
61. Definisi Efisien dan Efisiensi, Perbandingan, Cara dan Contohnya
62. Definisi Apriori dan Aposteriori, Penjelasan, Cara Kerja, Perbedaan, dan Kesimpulannya
63. Definisi Toleransi, Tokoh, Jenis, Manfaat, dan Contohnya
64. Definisi Ekstremisme, Ciri, Penyebab, dan Contohnya
65. Definisi Bangsa, Ciri, Unsur, Faktor Pembentuk, dan Kebangsaan Indonesia
66. Definisi Supremasi Hukum, Tujuan, dan Fungsinya

Tokoh, biografi, pemikiran, teori, dan karya terkait materi
1. Teori-teori Modernitas dan Postmodernitas

2. Kingsley Davis 
3. Arnold Toynbee
4. Ibn Khaldun 

5. Giambattista Vico
6. Oswald Spengler

7. Pitirim A. Sorokin
8. Auguste Comte
9. Herbert Spencer 

10. Emile Durkheim
11. Max Weber
12. Karl Marx
13. Amitai Etzioni
14. Esworth Huntington
15. Charles Darwin
16. Vilfredo Pareto
17. William F. Ogburn
18. Soerjono Soekanto
19. Robert Morrison MacIver
20. George Ritzer
21. Peter L. Berger
22. Selo Soemardjan
 

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial
Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Definisi Negara Maju, Ciri, Klasifikasi, Faktor yang Mempengaruhi, dan Daftarnya"